Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

3. Klemens I (88-97)

Klemens lahir di Mont Coelius, Roma kira-kira pada tahun 30. Ayahnya, Faustinianus, seorang senator Romawi yang bersahabat baik dengan kaisar-kaisar Roma. Konon Klemens berdarah Yahudi dan pernah menjadi budak yang kemudian dibebaskan. Ia adalah salah satu yang pertama dibaptis oleh St. Petrus. Sangat sedikit cerita yang mengungkap kehidupannya secara rinci. Yang jelas Klemens adalah paus keempat yang menggantikan St. Petrus sebagai pemimpin Gereja Kristus tahun 88-97. Rupanya beliau adalah Klemens yang disebut-sebut oleh St. Paulus di dalam suratnya kepada umat di Filipi:”…. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam perkara Injil, bersma-sama dengan Klemens dan kawan-kawan sekerja yang lain, yang namanya tercantum dalam Kitab Kehidupan”. (Flp 4:3).

Menurut Tertulianus, Klemens ditahbiskan menjadi uskup oleh St. Petrus sendiri dan tak dapat disangsikan bahwa ia bertemu, bergaul dan bekerja sama dengan rasul-rasul dalam penyebaran Injil Kristus. Kepemimpinan Klemens atas Gereja Kristus tidak luput dari berbagai penderitaan sebagai partisipasi dalam pemanggulan salib Kristus. Ia hidup sejaman dan sekota dengan Kaisar Domisianus, penghambat Gereja terkenal. Domisianus inilah yang mneyebabkan kesengsaraan Gereja Roma, dan di daerah-daerah lain yang termasuk dalam wilayah Kekaisaran Romawi.

Disamping kesengsaraan dan rongrongan yang dating dari pihak kekaisaran, kesengsaraan dan rongrongan itupun ditimbulkan oelh orang-orang Kristen sendiri. Salah satu yang terkenal ialah rongrongan terhadap Gereja yang dating dari beberapa orang Kristen di Korintus yang tidak mau menerima dan menghormati uskup yang telah ditahbiskan dan diangkat secara sah di sana. Sehunungan dengan peristiwa itu, Klemens menulis sepucuk surat kepada umat di Korintus. Slah satu kutipan surat itu sebagai berikut: “saudara-saudara…! Berita tentang kehidupanmu sebagai orang Kristen sangat buruk dan menyedihkan untuk didengar. Tidaklah layak cara hidupmu, bahwa kamu yang terkenal kokoh dalam iman aka Yesus Kristus, melawan imam-imammu yang telah ditahbiskan secara sah untuk melayani kamu, karena hasutan satu dua orang. Ingatlah akan ajaran Cinta Kasih Kristus: Cinta KAsih itu tidak terbagi; Cinta Kasih tidak menimbulkan keributan dan pertentangan; Cinta Kasih membuat segala sesuatu dalam perdamaian. Jadi kamu yang telah meletakkan dasar pemberontakkan itu, tunduklah kepada imam-imammu dengan patuh dan terimalah hukuman sebagai tapa”.

Surat ini merupakan surat pertama Kelemns yang memperlihatkan campur tangan seorang uskup terhadap masalah di keuskupan lain. Sisinya menyangkut ajaran mulia perihal rahasia Tuhan dan Cinta Kasih antara umat. Surat itu diterima baik oleh umat Korintus dan dijadikan ibdah sebagai surat seorang “rasul” selama beberapa kali dalam gereja.

Klemens disebut juga Klemens dari Roma dan dikenal sebagai Bapa Apostolik pertama di dalam Gereja Kristus. Ia ditangkap dan dibunag oleh Kaisar Trayanus di Semenanjung Krimia, dan disana ia wafat pada tahun 97 sebagai martir Kristus karena berbagai penderitaan yang dialamainya.